Yang Membuat Jentera Berbeda

METODE BELAJAR

metode-belajar

Kami percaya bahwa peserta didik merupakan elemen sentral dalam proses belajar-mengajar. Karenanya, metode pengajaran di Jentera memberikan peran yang sama pentingnya, baik bagi pengajar maupun mahasiswa. Mahasiswa terlibat aktif dalam proses belajar-mengajar. Pengajar menganggap mahasiswa sebagai aktor dalam proses belajar itu dan percaya terhadap kemampuan mahasiswa.

Di Jentera, mahasiswa tidak hanya menerima informasi, tetapi diharapkan    mengembangkan pemahaman mereka sendiri dan belajar menggunakannya. Dalam setiap perkuliahan, mahasiswa didorong untuk aktif menyampaikan pendapat, berdiskusi, serta menganalisis kasus, peraturan, dan putusan untuk mendapatkan pengalaman bagaimana teori-teori hukum diaplikasikan. Metode belajar yang digunakan beragam, seperti studi kasus, diskusi, presentasi, games online, kunjungan, role play, dan projek, baik projek pribadi maupun bersama. Jentera juga menggunakan learning management system secara online bernama Apollo (Academic and Personal Learning System Online). Dengan fasilitas ini, mahasiswa dapat mengakses bahan pelajaran dan tugas kuliah, juga berdikusi dengan dosen secara online dari mana saja. Di luar kelas, mentor akan memfasilitasi kelompok-kelompok belajar untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap suatu mata kuliah.

BERADA DI ANTARA KOMUNITAS PEMBARU HUKUM

pembaru

Para siswa berada di lingkungan yang diharapkan akan menginspirasi dan mendorong mereka untuk selalu mengembangkan ilmunya, menjunjung tinggi etika dan integritas, serta berkontribusi pada masyarakat dan upaya-upaya pembaruan hukum di Indonesia. Dengan berada di lingkungan pembaru hukum, mahasiwa akan melihat contoh nyata dari berbagai upaya kontribusi untuk dunia hukum dan Indonesia untuk kemudian menentukan peran dan kontribusi mereka ke depan.

PROGRAM MAGANG

magang

Program ini didesain secara khusus bersama firma-firma hukum ternama, pusat-pusat bantuan hukum terkemuka, serta lembaga-lembaga riset hukum kredibel. Ketika memasuki tahap akhir proses studi, yakni tahap persiapan dunia kerja, para mahasiswa difasilitasi untuk bergabung dalam skema magang dengan institusi-institusi hukum yang bidang kerjanya sesuai peminatan mereka masing-masing. Beberapa institusi hukum yang telah berkomitmen untuk melaksanakan program ini, antara lain Assegaf Hamzah & Partners (AHP) Law Firm, Lubis Ganie Surowidjojo (LGS) Law Firm, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), hukumonline.com, klinik hukum yang bekerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, dan perusahaan-perusahaan.