Dien Mochammad Iqbal

Dien Mochammad Iqbal

Sarjana Hukum, Fakultas Hukum – Universitas Indonesia (2015)

Ketika ditanya moto hidup, ia menjawab, “Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat bagi orang lain.” Iqbal, begitu ia biasa dipanggil, menjalani motonya dalam kehidupan. Masuk Fakultas Hukum Universitas Indonesia tanpa tes, ia kemudian berkecimpung di Badan Eksekutif Mahasiswa dan aktif dalam kegiatan Sekolah Kepemimpinan dan Pengabdian. Melalui program itu, ia merasa berhasil mengajak teman-temannya tinggal di daerah lain dan turut membantu pembangunan daerah itu.

 
Setelah lulus dari bangku kuliah pada 2015, ia beraktivitas di Pokja RUU Disabilitas. Kemudian, ia juga menjadi peneliti di Komnas HAM terkait perjanjian internasional yang melibatkan pengadilan HAM bagi disabilitas. Ia juga menginisiasi program Lets Care yang mempertemukan orangtua asuh dan anak asuh. Ia kerap melibatkan dirinya dalam kegiatan sosial.

 
Melihat nilai-nilai STH Indonesia Jentera, Iqbal merasa tidak ada pertentangan sama sekali, malah sejalan. Ia berharap, STH Indonesia Jentera bisa mewujudkan visi misinya sebagai kampus pembaruan hukum untuk Indonesia yg lebih baik. Ia pun berkontribusi bersama STH Indonesia Jentera dalam membuat strategi promosi dan marketing. Bukan hanya itu, ia juga kerap menjadi asisten perkuliahan serta pengajaran. Ini juga merupakan langkah awal yang ia ambil agar bisa mewujudkan mimpinya sebagai dosen. Keresahan terkait sarjana hukum yang melulu mengurus sektor privat turut Iqbal rasakan. Maka itu, ia ingin membantu orang-orang yang mungkin tidak bisa membantu dirinya sendiri.

 
Di tengah kesibukannya tersebut, ia masih menyempatkan diri untuk berjalan-jalan sambil membawa kamera kesayangannya. Ia juga mungkin ditemukan sedang membaca buku biografi atau menonton film. Namun, tentu saja, waktunya lebih banyak digunakan untuk berbuat sesuatu demi terus menjalankan motonya.