KontraS

KontraS

Hak Asasi Manusia (HAM) merupakan isu yang perlu ada di tiap lini, apalagi ini sesuai dengan nilai yang diusung oleh Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera (STH Indonesia Jentera). Maka itu, pembahasan soal HAM kerap hadir di beberapa mata kuliah. Tetap saja, pembahasan mendalam tentang HAM perlu diselenggarakan untuk menguatkan konsep dasar mahasiswa. Bukan hanya soal teori, mahasiswa juga perlu mengetahui konteks HAM yang terjadi di Indonesia, termasuk praktik-praktiknya. Itulah alasan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau yang biasa dikenal dengan KontraS dipandang perlu dirangkul sebagai Mitra Pengelola Kelas.

Bersama dengan STH Indonesia Jentera, KontraS membuat kurikulum untuk mata kuliah yang berhubungan HAM. Pengajarnya pun merupakan gabungan antara pengajar tetap STH Indonesia Jentera dan KontraS. KontraS termasuk salah satu lembaga terdepan yang bicara tentang HAM. Komisi yang sudah berdiri sejak 1998 ini bekerja memantau persoalan HAM dan juga mendapat banyak pengaduan dan masukan dari masyarakat, baik korban maupun orang-orang yang berani menyampaikan aspirasinya.

Seperti yang dikutip langsung dari laman internetnya, “Dalam perjalanannya KontraS tidak hanya menangani masalah penculikan dan penghilangan orang secara paksa tapi juga diminta oleh masyarakat korban untuk menangani berbagai bentuk kekerasan yang terjadi baik secara vertikal di Aceh, Papua dan Timot-Timur maupun secara horizontal seperti di Maluku, Sambas, Sampit dan Poso.” Hingga kini, KontraS menjadi lembaga independen yang berpartisipasi dalam menangani pelanggaran HAM akibat dari penyalahgunaan kekuasaan.

KontraS juga membuka kelas HAM secara rutin yang disebut dengan SeHAMA. Kemampuan KontraS dalam mengolah isu HAM sebagai pengetahuan ditambah dengan memiliki pengalaman yang mumpuni menjadikan KontraS merupakan sumber yang tepat sebagai Mitra Pengelola Kelas di STH Indonesia Jentera.

www.kontras.org

Yang Membuat Jentera Berbeda

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Yang Membuat Jentera Berbeda

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Kunjungan Mahasiswa Jentera ke International Committee of Red Cross (ICRC) Delegasi Indonesia

 dengan materi perkuliahan Hukum Internasional yang membahas tentang hukum humaniter, mahasiswa peserta mata kuliah hukum […]

Cerita Yusman atas Tuduhan Kasus Pembunuhan

Senin, 30 Oktober 2017 Kelas Hukum Acara Pidana mengundang narasumber yang penting dalam proses pembelajaran […]

STH Indonesia Jentera Bersama PSHK, YLBHI dan LBH Jakarta Menerima Kunjungan Vietnam Ministry of Justice

Kamis, 26 Oktober 2017. STH Indonesia Jentera bersama dengan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia […]

Believe in Yourself, Chase Your Dream: Sandie Okoro

“Believe in yourself. You are the one that can make your dreams come true”. Pesan […]

Menggugat Keabsahan Status Tersangka Warga Pulau Pari

Kamis lalu, Pengajar STH Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari menjadi ahli yang dihadirkan oleh  WALHI […]

Membangun BUMN, Membangun Bangsa: Pengelolaan BUMN dalam Kerangka Hukum Anggaran Negara

Salah satu topik perkuliahan yang dibahas dalam Mata Kuliah Hukum Anggaran Negara di STH Indonesia […]

Peraturan Desa dalam Hierarki Perundang-undangan di Indonesia

Setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, menyebabkan terjadinya perubahan dalam hierarki peraturan […]

Dinamika Lembaga Keuangan di Indonesia

Kamis, 5 Oktober 2017, Kelas Hukum Perbankan dan Lembaga Keuangan Lainnya kedatangan pengajar tamu yang […]