Alexander Lay

Alexander Lay

Staf Pengajar

Tentang

Alexander Lay (Alex) memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Atmajaya pada 2003 setelah sebelumnya menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung pada jurusan Teknik Perminyakan. Pada 2006, ia memperoleh gelar Master of Laws (LL.M.) dari University of Sydney melalui beasiswa Australian Developments Scholarships.

Sampai saat ini, Alex aktif sebagai volunteer di Indonesia Corruption Watch yang kemudian mengenalkannya pada dunia advokasi atau litigasi dan reformasi hukum. Pada 2002, Alex bersama tiga mahasiswa lainnya terpilih untuk mewakili Indonesia pada forum Hitachi Young Leaders Initiative (HYLI) yang diselenggarakan di Singapura. Selain aktif di dunia volunteer, ia juga seorang pengacara sekaligus pendiri kantor hukum Lasut Lay & Partners yang kini bernama Lasut Lay & Pane.

Bidang Keahlian

Pengalaman keterlibatannya dalam berbagai organisasi dan penanganan banyak kasus menjadikan penalaran hukum, hukum persaingan usaha, dan hukum acara Mahkamah Konstitusi sebagai bidang-bidang keahliannya.

Pengalaman Mengajar

Sejak 2003—2004, Alex menjadi dosen tidak tetap di Fakultas Hukum Universitas Atmajaya.

Aktivitas

Tahun Publikasi
2005-Sekarang Staf Khusus Sekretaris Kabinet Republik Indonesia
2011-2014 Anggota Dewan Pengawas di Transparency International Indonesia
2010-Sekarang Peneliti Senior di Indonesian Legal Roundtable (ILR)
2009-2011 Anggota Dewan Pengurus Transparency International Indonesia
2009-2012 Sekretaris di Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PBH Peradi)
2009-Sekarang Anggota di Australian Reference Group (ARG)
2009-2014 Pendiri dan Partner di Kantor Hukum Lasut, Lay & Partners yang kini bernama Lasut, Lay & Pane
2007—2010 Direktur di Indonesian Legal Roundtable (ILR)
2006-2009 Senior Associate di Kantor Hukum Lubis, Santosa & Maulana
2004-Sekarang Instructor of Court Annexed Mediation di Indonesian Institute for Conflict Transformation (IICT)
2002-2004 Associate di Kantor Hukum Widjojanto, Sonhadji & Associates
2003-2004 Dosen tidak tetap di Fakultas Hukum Universitas Atmajaya
1997-1999 (International) Drilling Services Engineer di Schlumberger Oilfield Services (Anadrill)
1999-2000 Volunteer di Indonesian Corruption Watch (ICW)
1996-1997 Pemimpin Redaksi di Pers mahasiswa Boulevard-ITB

Publikasi

Tahun Publikasi
2009 “Kontroversi Hukuman Mati: Perdebatan Pendapat Hakim Konstitusi”, Penerbit Kompas, 2009 (Co-author: Dr. T. Mulya Lubis, S.H., LL.M.)
“Ikhtisar Ketentuan Pasar Modal” (Regulatory Manual of the Capital Market)



Daftar Mata Kuliah

Yang Membuat Jentera Berbeda

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Yang Membuat Jentera Berbeda

  • Metode Belajar
  • Berada di antara komunitas pembaru hukum
  • Program Magang

Mari bergabung dengan kami , Daftarkan dirimu sekarang!

Kabar

Belajar Paradigma Baru Sistem Peradilan Pidana Anak

  Senin (29/10), Pengajar dan Mahasiswa Jentera peserta Mata Kuliah Penologi berkunjung ke dua lembaga […]

Belajar Sistem Ekonomi dari Chatib Basri

Kamis (25/10), Muhammad Chatib Basri, Menteri Keuangan Republik Indonesia 2013-2014, menjadi dosen tamu dalam Mata […]

Belajar Forensik ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Jum’at (14/10), Pengajar dan Mahasiswa STH Indonesia Jentera Mata Kuliah Forensik berkunjung ke Departemen Forensik […]

Kuliah Internasional: Membedah Upaya dan Tantangan Melawan Kejahatan Pencucian Uang

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengadakan International Lecture dengan judul “Money Laundering Offences in […]

Setelah Bandung, Mahasiswa Jentera Ukir Penghargaan Ajang MUN di Bali

Muhammad Kahfi Rahmad Sampurno kembali mengukir prestasi di ajang Model United Nations. Kahfi, sapaan akrabnya, […]

Mengajar dengan Humor

Selasa (31/7), STH Indonesia Jentera bekerja sama dengan Institut Humor Indonesia Kini (IHIK3), menyelenggarakan workshop […]

Polemik Masa Jabatan Wakil Presiden

Senin (23/7), bertempat di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, diselenggarakan Diskusi Konstitusi dan Legisprudensi […]

Tips Ampuh Merancang Kontrak Bisnis Berkualitas untuk Pekerja Kreatif

Senin (16/7) kemarin, Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera bekerja sama dengan Kios Ojo Keos […]