Kabar

Merayakan Pesta Pendidikan: Semua Murid Semua Guru

Posted by on 01/05/2016 in Kabar

Merayakan Pesta Pendidikan: Semua Murid Semua Guru

Semua Murid Semua Guru”. Itulah tagline yang diangkat untuk rangkaian kegiatan Pesta Pendidikan 2016. Bertempat di Monas pada 1 Mei 2016, kegiatan Pesta Pendidikan secara resmi dimulai. Pada hari itu, Peluncuran Buku Belajar dari Ki Hadjar dan Budi Dr. Soetomo serta Kick Off Pesta Pendidikan berlangsung dengan meriah.

Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, berkesempatan menyampaikan sambutan sekaligus membuka rangkaian kegiatan Pesta Pendidikan 2016. Diungkapkan oleh Anies bahwa pendidikan haruslah tidak dianggap sebagai sebuah program pemerintah semata, tetapi sebagai sebuah proses yang berkelanjutan. Dari pemikiran itu, pendidikan tidak lagi mengenal batas usia. Karenanya, tagline “Semua Murid Semua Guru” menjadi relevan untuk disuarakan. Tagline itu pula yang terlihat menerangi badan Monas sebagai pengingat bahwa saya, Anda, kita, dan mereka bisa menjadi guru sekaligus murid dalam proses kehidupan.

Sebagai kegiatan kolaborasi, panitia dan peserta Pesta Pendidikan merupakan komunitas yang menggeluti pendidikan dalam kesehariannya. Kolaborasi ini lahir dari kesadaran bahwa setiap perjuangan, seberapa kecil pun itu, akan berdampak optimal apabila tanggung jawabnya dibagi dengan semua yang peduli. Yayasan Studi Hukum dan Kebijakan (YSHK) sebagai salah satu komunitas yang turut menggerakkan perubahan hukum melalui riset dan pendidikan turut serta bergabung dalam kolaborasi Pesta Pendidikan.

Dalam sebulan, Mei 2016, kolaborasi Pesta Pendidikan melahirkan kegiatan-kegiatan yang tidak hanya seru tetapi juga bermaksud memajukan pendidikan di Indonesia. YSHK akan menyelenggarakan kegiatan Buka Pintu Sekolah, Suara Siswa, dan Gallery Walk. Buka Pintu Sekolah adalah kegiatan komunitas pendidikan untuk mendukung peran sekolah sebagai bagian dari simpul komunitas. Mengangkat tema ‘Kekerasan dalam Pergaulan’, YSHK akan berkolaborasi dengan Yayasan Sejiwa untuk bersama mendiskusikan bullying dari sudut pandang hukum dan psikologi. Selain itu, YSHK juga akan mengisi kegiatan talkshow Suara Siswa dan Gallery Walk yang diselenggarakan di FX Sudirman pada 29 Mei 2016. Karena pendidikan untuk semua, kenapa tidak ikut merayakannya bersama?

Kabar

Mahasiswa Jentera Melaksanakan UAS dengan Menggelar Pameran Data

Mahasiswa mata kuliah Metode Riset Kriminologi menggelar pameran hasil penelitian sebagai pengganti ujian akhir semester […]

Serunya DIKSI: Pemilu dalam Vlog

Bagaimana kamu memaknai Pemilu? Itulah pertanyaan yang diajukan kepada mahasiswa peminatan bidang studi Konstitusi dan […]

Pertama Kalinya, Jentera Law Fair Digelar

STH Indonesia Jentera bekerjasama dengan Komunitas Debat (Kombat) Jentera menyelenggarakan “Jentera Law Fair 2019: Kompetisi […]

Jentera dan Badan Keahlian DPR-RI Jajaki Kerjasama Program Magang dan Penelitian

STH Indonesia Jentera menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Keahlian DPR-RI terkait kerjasama penyelenggaraan program magang […]

Belajar Paradigma Baru Sistem Peradilan Pidana Anak

  Senin (29/10), Pengajar dan Mahasiswa Jentera peserta Mata Kuliah Penologi berkunjung ke dua lembaga […]

Belajar Sistem Ekonomi dari Chatib Basri

Kamis (25/10), Muhammad Chatib Basri, Menteri Keuangan Republik Indonesia 2013-2014, menjadi dosen tamu dalam Mata […]

Belajar Forensik ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Jum’at (14/10), Pengajar dan Mahasiswa STH Indonesia Jentera Mata Kuliah Forensik berkunjung ke Departemen Forensik […]

Kuliah Internasional: Membedah Upaya dan Tantangan Melawan Kejahatan Pencucian Uang

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengadakan International Lecture dengan judul “Money Laundering Offences in […]