Kabar

Menggugat Keabsahan Status Tersangka Warga Pulau Pari

Posted by on 26/10/2017 in Kabar, Kegiatan

Kamis lalu, Pengajar STH Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari menjadi ahli yang dihadirkan oleh  WALHI dalam sidang Praperadilan atas Penetapan Tersangka salah satu warga di Pulau Pari yang sedang dihadapkan pada dugaan melakukan tindak pidana di Pasal 167 ayat (1) dan Pasal 385 angka 4 KUHP.

Eki (Sebagaimana ia akrab disapa) berpendapat, Penyidik beranggapan salah satu warga yang menjadi penjaga homestay tidak mengindahkan somasi yang telah diajukan untuk mengosongkan lahan yang diklaim milik seseorang/sekelompok orang di Jakarta. Padahal tanah tersebut telah dimiliki oleh warga di Pulau Pari dan selama berpuluh-puluh tahun menempati wilayah tersebut.

Namun, tiba-tiba, di tahun 2015-2016, terbit sertifikat atas nama orang/sekelompok orang lain di hampir sebagian besar wilayah Pulau Pari. Warga dan masyarakat sipil telah mengajukan berbagai upaya yang disediakan hukum untuk mempermasalahkan klaim hak milik atas tanah ini, termasuk ke DPRD, Komnas HAM, BPN, dan Kantor Staf Kepresidenan.

https://metro.tempo.co/…/penguasaan-pulau-satu-lagi-warga-p…

Penyidik harusnya tidak terburu-buru dalam menetapkan seseorang menjadi tersangka. Apalagi ada perselisihan pra-yudisial yang mengikuti kasus ini. Pasal 81 KUHP membuka ruang untuk menghentikan penuntutan (termasuk penyidikan) dan tidak akan menghilangkan masa daluarsanya. Ketika semua sudah terselesaikan, barulah penyidikan bisa dilanjutkan.

Banyak hal dalam kelas yang justru tidak terimplementasikan dengan baik dalam praktik karena satu dan lain hal. Dan sudah seharusnya, kampus tidak berjarak dengan masyarakat untuk terus memberikan edukasi dan meluruskan banyak hal yang perlu diluruskan

Penulis: ARA
Editor : DMI

Kabar

Kunjungan Mahasiswa Jentera ke International Committee of Red Cross (ICRC) Delegasi Indonesia

 dengan materi perkuliahan Hukum Internasional yang membahas tentang hukum humaniter, mahasiswa peserta mata kuliah hukum […]

Cerita Yusman atas Tuduhan Kasus Pembunuhan

Senin, 30 Oktober 2017 Kelas Hukum Acara Pidana mengundang narasumber yang penting dalam proses pembelajaran […]

STH Indonesia Jentera Bersama PSHK, YLBHI dan LBH Jakarta Menerima Kunjungan Vietnam Ministry of Justice

Kamis, 26 Oktober 2017. STH Indonesia Jentera bersama dengan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia […]

Believe in Yourself, Chase Your Dream: Sandie Okoro

“Believe in yourself. You are the one that can make your dreams come true”. Pesan […]

Menggugat Keabsahan Status Tersangka Warga Pulau Pari

Kamis lalu, Pengajar STH Indonesia Jentera, Anugerah Rizki Akbari menjadi ahli yang dihadirkan oleh  WALHI […]

Membangun BUMN, Membangun Bangsa: Pengelolaan BUMN dalam Kerangka Hukum Anggaran Negara

Salah satu topik perkuliahan yang dibahas dalam Mata Kuliah Hukum Anggaran Negara di STH Indonesia […]

Peraturan Desa dalam Hierarki Perundang-undangan di Indonesia

Setelah disahkannya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, menyebabkan terjadinya perubahan dalam hierarki peraturan […]

Dinamika Lembaga Keuangan di Indonesia

Kamis, 5 Oktober 2017, Kelas Hukum Perbankan dan Lembaga Keuangan Lainnya kedatangan pengajar tamu yang […]