Kabar

Kunjungan Mahasiswa Jentera: Memahami Lebih Dalam Peran DPD

Posted by on 23/03/2016 in Kabar

Pengetahuan yang dibagikan di STH Indonesia Jentera lebih dari sekadar pengetahuan teoretis. Para mahasiswa diharapkan dapat bisa memahami bagaimana hal-hal yang dipelajari di kelas dapat diaplikasikan dalam kehidupan nyata. Pada kesempatan kali ini, mahasiswa Jentera berkunjung ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dalam rangka memperdalam teori dan pengetahuan yang didapatkan di mata kuliah Hukum Tata Negara.

Ketika sampai di Gedung DPD RI, para mahasiswa dan pendamping disambut oleh Bapak Candra Kirana (Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Media Visual DPD RI) dan timnya. Estu Dyah, salah satu mentor mahasiswa Jentera dan peneliti PSHK yang turut mendampingi mereka dalam kegiatan pagi itu, memperkenalkan Jentera kepada Bapak Candra dan tim, serta menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan. Tim DPD RI sebelumnya telah mempersiapkan hardcopy presentasi yang disampaikan oleh Bapak Candra sehingga memudahkan mahasiswa untuk memahami peran dan fungsi DPD, khususnya dalam proses pembuatan undang-undang.

Bapak Candra menjelaskan perbedaan antara anggota DPR dan DPD. “Beban anggota DPD cukup berat karena satu orang mewakili satu provinsi, sedangkan anggota DPR hanya mewakili beberapa kabupaten/kota,” ia katakan. Ketika memasuki sesi tanya-jawab, para mahasiswa bertanya khususnya mengenai kinerja DPD dan apa saja hambatan yang muncul. Bapak Candra mengutarakan bahwa dalam ketatanegaraan, lembaga-lembaga yang bersifat legislatif didorong untuk menghasilkan produk berupa undang-undang.

Walau begitu, karena DPD lebih fokus mengayomi masalah-masalah di daerah, kinerjanya tidak bisa dinilai dari segi produksi undang-undang semata, ditambah lagi dengan adanya UU MD3 yang membatasi peran DPD hanya pada tahap 1 proses pembuatan undang-undang. Akan tetapi, hal-hal itu bukan rintangan yang tidak bisa diatasi. Ada beberapa keberhasilan DPD, yakni disahkannya UU Kelautan dan UU Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Keduanya merupakan usulan dan turut dibahas oleh DPD. Kedekatan DPD dengan daerah justru membuatnya memiliki peran penting dalam menyampaikan aspirasi rakyat.

Kabar

Mahasiswa Jentera Melaksanakan UAS dengan Menggelar Pameran Data

Mahasiswa mata kuliah Metode Riset Kriminologi menggelar pameran hasil penelitian sebagai pengganti ujian akhir semester […]

Serunya DIKSI: Pemilu dalam Vlog

Bagaimana kamu memaknai Pemilu? Itulah pertanyaan yang diajukan kepada mahasiswa peminatan bidang studi Konstitusi dan […]

Pertama Kalinya, Jentera Law Fair Digelar

STH Indonesia Jentera bekerjasama dengan Komunitas Debat (Kombat) Jentera menyelenggarakan “Jentera Law Fair 2019: Kompetisi […]

Jentera dan Badan Keahlian DPR-RI Jajaki Kerjasama Program Magang dan Penelitian

STH Indonesia Jentera menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Keahlian DPR-RI terkait kerjasama penyelenggaraan program magang […]

Belajar Paradigma Baru Sistem Peradilan Pidana Anak

  Senin (29/10), Pengajar dan Mahasiswa Jentera peserta Mata Kuliah Penologi berkunjung ke dua lembaga […]

Belajar Sistem Ekonomi dari Chatib Basri

Kamis (25/10), Muhammad Chatib Basri, Menteri Keuangan Republik Indonesia 2013-2014, menjadi dosen tamu dalam Mata […]

Belajar Forensik ke Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Jum’at (14/10), Pengajar dan Mahasiswa STH Indonesia Jentera Mata Kuliah Forensik berkunjung ke Departemen Forensik […]

Kuliah Internasional: Membedah Upaya dan Tantangan Melawan Kejahatan Pencucian Uang

Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera mengadakan International Lecture dengan judul “Money Laundering Offences in […]