FAQ

Nama Jentera diambil dari bahasa sansekerta yang artinya roda yang menggerakkan. Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera diharapkan akan menjadi roda yang menggerakkan Indonesia.

1) Program Magang

Program ini didesain secara khusus bersama firma-firma hukum ternama, pusat-pusat bantuan hukum terkemuka, serta lembaga-lembaga riset hukum kredibel. Ketika memasuki tahap akhir proses studi, yakni tahap persiapan dunia kerja, para mahasiswa difasilitasi untuk bergabung dalam skema magang dengan institusi-institusi hukum yang bidang kerjanya sesuai peminatan mereka masing-masing. Beberapa institusi hukum yang telah berkomitmen untuk melaksanakan program ini, antara lain, Assegaf Hamzah & Partners (AHP) Law Firm, Lubis Ganie Surowidjojo (LGS) Law Firm, Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), hukumonline.com, klinik hukum yang bekerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, dan perusahaan-perusahaan.

2) Metode Belajar

Kami percaya bahwa peserta didik merupakan elemen sentral dalam proses belajar-mengajar. Karenanya, metode pengajaran di Jentera memberikan peran yang sama pentingnya, baik bagi pengajar maupun mahasiswa. Dalam setiap perkuliahan, mahasiswa didorong untuk aktif menyampaikan pendapat, berdiskusi, menganalisis kasus, peraturan, dan putusan untuk mendapatkan pengalaman mengenai bagaimana teori-teori hukum diaplikasikan. Pada beberapa kelas tertentu, pengajar didampingi oleh fasilitator yang berperan memantik lebih banyak gagasan dari para mahasiswa. Di luar kelas, fasilitator akan memfasilitasi kelompok-kelompok belajar untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap suatu mata kuliah.

3) Berada di antara Komunitas Pembaru Hukum

Para siswa akan berada di lingkungan yang diharapkan akan menginspirasi dan mendorong mereka untuk selalu mengembangkan ilmunya, menjunjung tinggi etika dan integritas dan berkontribusi pada masyarakat dan upaya-upaya pembaruan hukum di Indonesia.

Satu (1) fotokopi STTB atau fotokopi rapor SMA/sederajat, yang telah dilegalisasi oleh Kepala Sekolah;
-Satu (1) fotokopi surat pengumuman hasil UN, yang telah dilegalisasi oleh Kepala Sekolah;
-Dua (2) lembar pasfoto berwarna ukuran 3×4; dan
-Satu (1) lembar fotokopi KTP orangtua/wali.
Seluruh dokumen yang telah diserahkan akan menjadi hak milik kampus.

1) Mengambil dan mengisi formulir pendaftaran, yang diambil di kampus Jentera atau mengunduh dari website ini.

2) Melengkapi formulir pendaftaran dengan melampirkan dokumen-dokumen tersebut di atas. Seluruh dokumen yang telah diserahkan akan menjadi hak milik kampus.

3) Melampirkan bukti pembayaran Biaya Pendaftaran dan Ujian Masuk sebesar Rp300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah), yang dibayarkan ke:

Bank: CIMB Niaga cabang Menteng
No. Rekening: 202-01-00285-001
Atas nama: Yayasan Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia
4) Mengikuti Ujian Masuk dalam bentuk tes tertulis dan wawancara.

Harap menyerahkan kelengkapan berkas dan bukti pembayaran paling lambat H-2 (dua hari) sebelum tanggal ujian yang dipilih, baik secara langsung ke kampus Jentera, atau mengirimkan seluruh hasil scan dokumen melalui email ke info@jentera.ac.id.

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera memberikan beasiswa penuh pada calon mahasiswa terpilih. Beasiswa meliputi seluruh biaya kuliah selama 8 (delapan) semester (terdiri dari biaya masuk/pangkal, biaya semester, dan biaya SKS) dan biaya hidup bagi mahasiswa yang berasal dari luar Jabodetabek.

Ada 2 jenis beasiswa, sebagai berikut:

  • Beasiswa Jentera; ditujukan bagi lulusan SMA/sederajat: dan
  • Munir Said Thalib Scholarship; ditujukan bagi penggiat Civil Society Organization (CSO) atau komunitas.

Ya. Ada beberapa mata kuliah tertentu yang disampaikan dalam Bahasa Inggris, seperti Commercial Contract Drafting dan Academic Writing in English. Selain itu, dalam beberapa mata kuliah yang disampaikan dalam Bahasa Indonesia, tidak tertutup kemungkinan ada dosen tamu dari luar negeri yang menyampaikan kuliah dalam Bahasa Inggris. Jentera juga mempunyai program international public lecture yang disampaikan dalam Bahasa Inggris.