Kelas Publik Jentera: Advokasi Kebijakan Publik

Pendaftaran

6-14 Februari 2019

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera membuka Kelas PublikJentera untuk mata kuliah Advokasi Kebijakan Publik.

Keuntungan

Selama kuliah, peserta kuliah akan berbagi pengetahuan, metode dan keterampilan dalam melakukan advokasi kebijakan.Selain mendapatkan berbagai teori terkini tentang kebijakan publik, peserta akan mendapatkan keterampilan untuk memetakan dan berkomunikasi dengan aktor penentu kebijakan, mendorong suatu peraturan baru hingga berhadapan dengan peraturan yang sudah berlaku, analisis konten media, menyusunsiaran pers, teknik dan etika lobbyserta menyajikan pesan  advokasi secara tertulis  melalui policy brief, fact sheet, dan lain-lain.

Metode Belajar

Kuliah akan disajikan dengan metode studi kasus. Peserta akan mendapatkan pengalaman  dari mereka yang berhasil melakukan advokasi kebijakan publik, dari kalangan bisnis maupun dari organisasi profesi. Peserta juga akan dilatih mempraktikkan keterampilan-keterampilan yang diberikan secara langsung di kelas.

Pengajar

Bivitri Susanti

Bivitri Susanti adalah Wakil Ketua Bidang Akademik dan Penelitian dan Dosen Bidang Studi Konstitusi dan Legisprudensi pada Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera. Ia memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 1999 dan meraih gelar LL.M. di Universitas Warwick, Inggris, pada 2002, dengan predikat “with distinction”, dengan beasiswa The British Chevening Award. Pada 2008, ia melanjutkan sekolah di University of Washington, Seattle, Amerika Serikat; menjadi research fellow di Harvard Kennedy School of Government pada 2013-2014, dan visiting fellow di Australian National University School of Regulation and Global Governance pada 2016. Pada semester ini, ia juga sedang menjadi visiting professor di University of Tokyo, Jepang.

Bivitri dikenal aktif dalam kegiatan pembaruan hukum melalui perumusan konsep dan langkah-langkah konkrit pembaruan, serta dalam mempengaruhi langsung penentu kebijakan. Misalnya dalam Koalisi Konstitusi Baru (1999-2002), penulisan Cetak Biru Pembaruan Peradilan, Tenaga Ahli untuk Tim Pembaruan Kejaksaan (2005—2007), Tenaga Ahli untuk Dewan Perwakilan Daerah (2007—2009), dan Advokasi berbagai Undang-Undang.

Ronald Rofiandri

Ronald Rofiandri (Ronald) adalah Direktur Monitoring, Evaluasi, dan Penguatan JaringanPusat Studi Hukum & Kebijakan Indonesia (PSHK). Sebelumnya, setelah lima tahun di PSHK, Ronald berkontribusi sebagai Deputi Direktur Program pada 2010. Dua tahun kemudian, ia berperan sebagai Direktur Monitoring, Advokasi, dan Jaringan

Selain itu, Ronald juga aktif sebagai fasilitator dan pelatih perancangan maupun penilaian peraturan perundang-undangan. Melalui kemampuan yang sama, ia pun berpengalaman sebagai konsultan bantuan teknis dalam penyusunan berbagai undang-undang dan peraturan daerah hingga advokasi kebijakan.

Peserta

Kelas Publik Jentera mata kuliah advokasi kebijakan publik ini terbuka bagi siapa saja yang ingin meningkatkan pengetahuan, metode, dan keterampilan dalam melakukan advokasi kebijakan publik.

Jadwal Kuliah

Kuliah dilaksanakan selama satu semester setiap hari Selasa, pukul 16.30 – 18.10.

Fasilitas

Peserta mata kuliah akan mendapatkan fasilitas berikut:

Sertifikat
Bahan belajar
Training kit (alat tulis, blocknote, dll)

Biaya Kuliah

Biaya kuliah selama satu semester adalah Rp. 2.000.000

Sekilas tentang Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera didirikan oleh Yayasan Hukum & Kebijakan Indonesia (YSHK). Jentera menyelenggarakan program strata 1 (S1) Ilmu Hukum sejak 2015 dan training bagi profesional hukum dan komunitas hukum sejak 2011   YSHK juga merupakan pendiri lembaga riset dan advokasi terkemuka, Pusat Studi Hukum & Kebijakan (PSHK), website hukum terdepan hukumonline.com, serta perpustakaan hukum Daniel S. Lev.

Informasi dan Pendaftaran

Astria

  • 0896-0526-9952
  • 089605269952
  • info@jentera.ac.id

Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera

Puri Imperium Office Plaza UG. 15

Jln. Kuningan Madya Kav. 5—6

Jakarta 12980